Infeksi jamur pada kulit kepala atau tinea capitis merupakan
penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur di kulit kepala, alis, dan bulu
mata. Jamur di kulit kepala ini disebabkan oleh jamur golongan dermatofita.
Apakah kulit kepala Anda sering gatal-gatal walaupun sudah
keramas? Atau, rambut Anda mudah rontok? Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami
infeksi jamur di kulit kepala.
Gejala yang timbul akibat infeksi jamur di kulit kepala sangat
beragam, misalnya:
- Kebotakan
area tertentu di kulit kepala. Biasanya terjadi peradangan, gatal dan bersisik
- Rasa
gatal di kulit kepala
- Terdapat
pustul, atau benjolan kecil berisi nanah di kulit kepala
- Munculnya
ketombe
- Jika
infeksi jamur di kulit kepala sudah parah dapat menyebabkan kerion atau
pembengkakan pada area tertentu di kulit kepala, disertai demam dan
pembengkakan kelenjar di leher
Beberapa hal yang perlu Anda lakukan jika Anda mengalami infeksi
jamur di kulit kepala, antara lain:
- Jika
memungkinkan, buang atau disinfeksi benda-benda yang terkontaminasi spora
jamur, misalnya topi, sisir, bantal, selimut dan gunting. Hal ini
dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi berulang dan mencegah
terjadinya penularan infeksi ke orang lain.
- Hindari
untuk bertukar atau menggunakan secara bergantian barang-barang yang
bersifat pribadi, seperti handuk, sisir, ataupun handuk. Selain itu,
cucilah barang pribadi milik Anda secara rutin agar kebersihan barang
pribadi Anda terjaga dan memperkecil kemungkinan Anda terserang infeksi
jamur.
- Gunakan
obat atau krim antijamur secara rutin untuk mencegah infeksi berlanjut
- Jika
binatang peliharaan Anda merupakan sumber infeksi jamur, bawalah binatang
peliharaan Anda ke dokter hewan untuk diobati
Jika infeksi jamur pada kulit kepala yang terjadi tidak
ditangani dan bertambah parah, maka terdapat risiko terjadinya jaringan parut
permanen dan kebotakan yang menetap di kulit kepala, bahkan setelah diberikan
terapi. Selain itu, infeksi jamur juga bisa menyebabkan terjadinya infeksi sekunder
oleh bakteri.
Namun, apabila infeksi jamur pada kulit kepala sudah terjadi,
Anda disarankan untuk segera berkunjung ke dokter agar mendapatkan penanganan
lebih lanjut. Untuk penanganan infeksi jamur di kulit kepala, dokter biasanya
akan memberikan obat topikal yang dioles – seperti krim antijamur yang memiliki
kandungan clotrimazole, serta obat minum.
Obat minum yang diberikan biasanya adalah griseofulvin,
terbinafine, itraconazole dan fluconazole. Selain obat minum, pasien juga
biasanya akan diberikan dan dianjurkan untuk menggunakan sampo dan krim
antijamur untuk menyingkirkan spora jamur di rambut dan permukaan kulit kepala.
Sampo yang diberikan biasanya mengandung selenium sulfida, ketoconazole dan
krim terbinafine.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar